Permintaan agregat (dipasar barang)

  1. Home
  2. /
  3. Kesehatan
  4. /
  5.  Permintaan agregat (dipasar barang)
 Permintaan agregat (dipasar barang)

 Permintaan agregat (dipasar barang)

Posted in : Kesehatan on by : admin

 Permintaan agregat (dipasar barang) Permintaan agregat (dipasar barang)

Dalam perekonomian terbuka, pengertian permintaan agregat (Z) tidak lagi terbatas pada permintaan yang berasal dari luar negeri. Permintaan agregat digunakan untuk menentukan posisi keseimbangan di pasar barang di dalam negeri. Untuk perekonomian terbuka, juga mempunyai peranan yang sama. Oleh karena itu Z haruslah sekarang diartikan sebagai seluruh permintaan akan barang atau jasa yang diproduksikan di dalam negeri. Ini berarti bahwa Z harus :

  • memasukkan permintaan orang-orang luar negeri akan barang atau jasa yang kita produksikan;
  • mengeluarkan darinya permintaan kita akan barang atau jasa buatan luar negeri karena ini bukan permintaan akan barang atau jasa buatan dalam negeri. Jadi, bagi perekonomian terbuka Z = C + I + G + X – M Dimana X = ekspor barang atau jasa kita ke luar negeri M = impor barang atau jasa kita dari luar negeri.
  1. Jumlah uang beredar

Adanya hubungan dengan luar negeri juga mempunyai pengaruh terhadap pasar uang, baik terhadap sisi permintaan maupun pada sisi penawarannya. Pada sisi permintaan akan uang , ada satu faktor tambahan yang menentukannya, yaitu tingkat bunga di luar negeri, di samping faktor-faktor yang telah ada di dalam perekonomian tertutup, yaitu tingkat bunga di dalam negeri, tingkat GDP dan tigkat harga di dalam negeri. Perekonomian tertutup Perekonomian terbuka Md = Ø (P, Q, r) Md = Ø ( P, Q, r, rF) Dimana r = tingkat bunga di dalam negeri rF = tingkat bunga di luar negeri Jumlah uang (rupiah) yang beredar tergantung pada dua faktor tambahan, yaitu posisi dari Neraca Perdagangan dan besar kecilnya aliran modal dari dan ke luar negeri. Secara umun, kita bisa merumuskan jumlah uang yang beredar dengan Ms = Ms + n.h (X – M + K) Dimana Ms = uang yang beredar dalam perekonomian tertutup n = money multiplier h = bagian dari perubahan cadangan yang di rupiahkan K = aliran netto modal ke dalam luar negeri Dalam teori makro yang sederhana, K di anggap terdiri dari dua unsur: a. unsur yang tidak terpengaruh oleh faktor – factor ekonomis b. unsur yang dipengaruhi oleh faktor ekonomis, khususnya oleh perbedaan antara tingkat bunga di luar negeri dan tingkat bunga di dalam negeri. Jadi, K = K + K (rF,r) Dimana K = aliran modal yang autonomous Secara gafik, kalau kita anggap bahwa neraca perdagangan tidak surplus ataupun defisit, pengaruh di bukanya perekonomian terhadap Ms adalah berikut.

 

Sumber :

https://deevalemon.co.id/