Aktivitas Seru dan Menyenangkan untuk Si Kecil

  1. Home
  2. /
  3. Umum
  4. /
  5. Aktivitas Seru dan Menyenangkan untuk Si Kecil

Aktivitas Seru dan Menyenangkan untuk Si Kecil

Posted in : Umum on by : admin

Menemukan bayi yang gagap (gagap) tentu mengkhawatirkan. Pasalnya, situasi ini seringkali membuat anak sulit berkomunikasi, sehingga menjadi sensitif, mudah marah, dan menarik diri dari lingkungannya. Sebagai orang tua, Anda dapat membantu meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui berbagai aktivitas di rumah. Sungguh, kegiatan apa yang menarik untuk anak gagap? Simak ulasannya di bawah ini.

Aktivitas menyenangkan untuk anak-anak yang gagap

Menurut Ikatan Dokter Indonesia, anak yang gagap biasanya ditandai dengan pengulangan beberapa atau semua kata kompilasi, seperti “sa … sa … sa” tu “atau” satu per satu “. Hal ini mungkin ditandai dengan keraguan ketika ucapkan saat mengucapkan kata-kata, seperti “sssssatu”.

Pengucapan akrobat ini biasanya berbeda untuk anak usia 3 sampai 5 tahun. Anak tersebut dapat berbicara dengan lancar dan menghasilkan kompilasi yang normal selama sekolah. Namun, ada beberapa hal yang masih tetap eksis selama masa dewasa hingga dewasa.

Penyebab gagap pada anak tidak diketahui. Namun, besarnya keterkaitan ini dengan faktor genetik dan lingkungan. Selain terapi wicara, orang tua juga bisa mengasah kemampuan anak dengan beberapa aktivitas di rumah.

American Language Hearing Association Berbicara tentang berbagai aktivitas menyenangkan untuk penderita gagap, seperti:

1. Putar kata dan objek

Menjelang usia 2 tahun ke atas, anak-anak akan mempelajari berbagai macam kata baru. Meski sering diulang, Anda meluncurkan kata demi kata setiap hari anak-anak. Kegiatan terakhir, Anda dapat memilih permainan kata.

Dengan bermain kata, anak kecil akan melatih dirinya untuk bisa sering berbicara. Ini memungkinkan anak menjadi lebih jelas dan lancar saat mengucapkan satu kata.

Kegiatan untuk anak gagap ini sangat mudah dan bisa dilakukan dimana saja. Misalnya, Anda mengucapkan “bola” dan meminta anak kecil untuk mengikutinya. Kalimatnya jelas, baik dengan pengucapan atau dengan gerakan yang tepat.

Selama bermain anak ini menjadi pusat dan konsentrasi tubuh pada balita, seperti berbicara dan menatap wajah sambil menunjukkan bola.

Setelah itu, tanyakan pada anak sambil menunjuk bola, “Apa ini?” Gunakan pertanyaan yang sederhana dan mudah dipahami anak Anda.

Lakukan dan ulangi dengan berbagai hal di rumah. Jika ada anak yang berhasil berkata, berikan senyuman atau dengar sebagai hadiah agar berhasil. Ini dilakukan untuk membangkitkan antusiasme selama pertandingan.

2. Membaca buku cerita bersama

Membaca buku bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi anak yang gagap. Dengan kegiatan ini, Anda dan balita dapat melihat banyak kata. Namun, pilihan buku untuk anak-anak dengan persyaratan ini harus ditingkatkan dan cara penyajian cerita juga harus dipertimbangkan.

Pilihlah buku yang berisi pengenalan berbagai hal pada anak, seperti jenis warna, nama benda atau binatang.

Jika ada cerita, cara mengisi buku jangan sampai terputus. Anda tidak perlu membaca keseluruhan cerita. Perkenalkan saja siapa karakternya, karakter apa, atau suara hewan tertentu yang ada di dalam buku.

3. Meminta item dengan kategori tertentu

Aktivitas yang menyenangkan untuk anak yang terkejut adalah mengatur semuanya. Kumpulkan berbagai macam barang rumah tangga, seperti apel, pisang, permen, bola, boneka, dan mainan pesawat menjadi satu.

Kemudian, minta anak tersebut untuk memberi nama setiap objek dan warnanya. Jelaskan kepada anak-anak apa yang ada dalam makanan dan mainan itu. Kemudian, tanyakan sedikit untuk menentukan siapa yang termasuk dalam kategori mainan dan makanan.

Anda bisa mempraktikkan aktivitas tersebut di rumah, Anda masih bekerja sama dengan dokter atau terapis yang membutuhkan kondisi anak. Setiap hari, perkembangan anak Anda amati saat melakukan aktivitas. Agar tidak lupa, buat catatan setelah aktivitas selesai.

Selain menanggapi setiap kata yang diucapkan anak Anda, Anda perlu berbicara dengan jelas setiap hari. Ini bukan hanya kompilasi game. Luangkan lebih banyak waktu bersama balita agar Anda dapat melihat perkembangan anak Anda dengan lebih baik. Jangan memprediksi atau membicarakan waktu anak Anda.