Pemerkosaan Masal Warga Keturunan Tionghoa

  1. Home
  2. /
  3. Budidaya
  4. /
  5. Pemerkosaan Masal Warga Keturunan Tionghoa

Pemerkosaan Masal Warga Keturunan Tionghoa

Posted in : Budidaya on by : admin

Pemerkosaan Masal Warga Keturunan Tionghoa

 

          Kasus perkosaan warga keturunan saat kerusuhan, pertengahan Mei lalu, di Jakarta dan Solo, bukan tindak kriminal biasa. Perkosaan ini sangat terencana, sistematis dan sarat dengan muatan politik. Setidaknya inilah kesimpulan sementara beberapa organisasi perempuan, diantaranya: Masyarakat Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Kalyana Mitra, Mitra Perempuan, Koalisi Perempuan, dan Dharma Wanita.

      168 kasus perkosaan terhadap warga keturunan Tionghoa terjadi saat kerusuhan Mei lalu – dua puluh diantara korban itu tewas karena terperangkap api dan dibunuh – dilakukan oleh kelompok (yang tidak menginginkan perubahan) tertentu yang terlatih. Mereka sengaja melakukan itu agar muncul tuduhan bahwa aksi massa yang menuntut reformasi telah cacat oleh kasus perkosaan. Bahkan tidak menutup kemungkinan masih satu paket dengan peristiwa penculikan dan penembakan di Universitas Trisakti.

Tim relawan membuktikan, perkosaan itu tidak dilakukan oleh orang awam karena kebencian terhadap warga keturunan. Apalagi karena kesenjangan sosial. Perkosaan itu semata-mata dilakukan untuk merusak citra gerakan yang menginginkan perubahan.

      Teror mental seperti ini sangat efektif untuk meredam gerakan-gerakan yang ingin melakukan perubahan, seperti yang terjadi di Timor-Timur, Aceh dan Irian. juga pernah terjadi di Timor-Timur, Aceh dan Irian.

      Siapa yang melakukan perbuatan biadab ini ? adalah jawaban yang harus diungkapkan. Karena masalah perkosaan warga keturunan ini tidak akan selesai begitu saja jika pemerintah tidak berhasil an kembali. Ia akan menjadi kenangan buruk dan menjadi dendam kesumat yang berkepanjangan jika para pemerkosa ini dibiarkan bergentayangan.

Sesungguhnya derita yang teramat perih yang ditanggung oleh korban perkosaan massal adalah derita bangsa. Dan betapa kekerasan yang ditimbulkan oleh sara selalu membawa dampak yang menghancurkan.

Analisa kasus

  • Perkosaan ini akan menjadi kenangan buruk bagi para korban yang mengalaminya,sehinggah psikologis nya atau kejiwaan nya terganggu,yang dapat mengakibatkan kegilaan..
  • Pemerintah tidak berhasil menyelesaikan  mngupayakan agar menjadi kejadiaan terakhir dan tidak terulang kembali.

Deskiriminasi Gender

  • Termasuk gender violence

Karna terjadinya kasus pemerkosaan di dalam angkot.

Hak- hak kespro