Fase Anak Sekolah

  1. Home
  2. /
  3. Umum
  4. /
  5. Fase Anak Sekolah

Fase Anak Sekolah

Posted in : Umum on by : admin

Fase Anak Sekolah

Perkembangan bahasa

Bahasa adalah sarana untuk berkomunikasi dengan orang lain. Pada masa sekolah ini merupakan masa berkemban pesatnya kemampuan mengenai dan menguasai perbendaharaan kata. Ada 2 faktor penting yang mempengaruhi perkembangan bahasa yaitu,

  1. Proses jadi matang ( organ-organ suara/bicara sudah berfungsi)
  2. Proses belajar ( belajar mempelajari bahasa orang lain dengan cara mengimitasi ucapa/kata-kata yang didengarkannnya.
  1. Perkembangan sosial

Perkembangan sosial adalah pencapaian kematangan dakam hubungan sosial, dapt juga dikatakan sebagai proses belajar untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma kelompok, tradisi, dan moral (agama). Perkembangan sosial pada anak sekolah dasar ditandai dengan adanya perluasan hubunngan, di samping dengan keluarga juga dia mulai membentuk ikatan baru dengan teman sebaya atau teman sekelas, sehingga ruang gerak hubungan sosialnya telah bertambah luas.

  1. Perkembangan emosi

Pada masa sekolah, anak mulai menyadari bahwa pengungkapan emosi itu tidak diterima oleh masyarakat. Oleh karena itu dia mulai belajar untuk mengontrol ekspresi emosinya.

  1. Fase Remaja

Fase remaja merupakan segmen perkembangan individu yang sangat penting. Yang diawali dengan matangnya organ-organ fisik (seksual) sehingga mampu bereproduksi.

  1. Perkembangan emosi

Masa remaj merupakan puncak emosionalitas, yakni perkembangan emosi yang tinggi. Mencapai kematangan emosional merupakan tugas perkembangan yang sangat sulit bagi remaja. Proses pencapaiannya sangat dipengaruhi oleh kondisi sosio-emosional lingkungannya, terutama lingkungan keluarga dan kelompok teman sebaya.

  1. Perkembangan sosial

Remaja memahami orang lain sebagai individu yang unik, baik menyangkut sifat-sifat peribadi, minat nilai-nilai maupun perasaannya. Remaja memilih teman yang memiliki kualitas psikologis yang relative sama dengan dirinya, baik menyangkut interes, sikap, nilai, dan kepribadian.

  1. Perkembangan bahasa

Ragam bahasa remaja memiliki ciri khusus, singkat, lincah dan kreatif. Kata-kata yang digunakan cenderung pendek, sementara kata yang agak panjang akan diperpendek melalui proses morfologi atau menggantinya dengan kata yang lebih pendek seperti ‘permainan diganti degan mainan, pekerjaan diganti dengan kerjaan.

Kalimat-kalimat yang digunakan kebanyakan berstruktur kalimat tunggal. Bentuk-bentuk elip juga banyak digunakan untuk membuat susunan kalimat menjadi lebih pendek sehingga seringkali dijumpai kalimat-kalimat yang tidak lengkap. Dengan menggunakan struktur yang pendek, pengungkapan makna menjadi lebih cepat yang sering membuat pendengar yang bukan penutur asli bahasa Indonesia mengalami kesulitan untuk memahaminya. Kita bisa mendengar bagaimana bahasa remaja ini dibuat begitu singkat tetapi sangat komunikatif.

Sumber: http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/07/14/jasa-penulis-artikel/