Tuba uterine

  1. Home
  2. /
  3. Fashion
  4. /
  5. Tuba uterine

Tuba uterine

Posted in : Fashion on by : admin

Tuba uterine

Tuba uterina keluar dari korpus uteri, terdapat pada tepi atas ligamentum Latum, berjalan kearah lateral, mulai dari kornu uteri kanan dan kiri. Panjang 8 -14 cm dengan diameter kira-kira 0,6 cm. Terdiri atas:

  1. Pars intertisialis (intra murraris), yang terletak didalam uterus (myometriurn) merupakan bagian tuba yang berjalan pada dinding uterus mulai dari ostium interna tubae.
  2. Pars Ithmica bagian tuba setelah keluar dinding uterus, merupakan bagian tuba yang lurus dan sempit.
  3. Pars Ampularis bagian tuba antara pars isthmica dan infundibulum merupakan bagian tuba yang paling lebar dan berbentuk S. Ampula membangun segmen distal dan segmen.tengah tuba. Sperma dan ovum bersatu dan fertilisasi terjadi di ampula.
  4. Pars Infunclibulum, merupakan bagian. yang paling distal, dilengkapi dengan fibria /umbai-umbai dibagian ujungnya, sedang lubangnya disebut ostium abdominalistubae. Firnbriae menjadi bengkak dan hampir erektil saat ovulasi.

Tuba ditutupi seluruhnya oleh peritoneum (mesosalping) Otot-otot pada tuba selalu kontraksi secara rutin. Kecepatan kontraksi paling tinggi pada saat ovulasi dan paling rendah pada saat hamil. Fimbria dapat mencapai ovarium melalui kontraksi otot polos yang ada didalamnya bila ukurannya terlalu panjang. Selain itu hormon estrogen dan progtaglandin diketahui juga memepengaruhi gerakan peristaltik. Selama berada dalam tuba, sel-sel kolumnar mensekresi nutrien untuk menyokong ovum.

Secara antogenis tuba berasal dari duktus mulleri bagi tuba fimbrae pening artinya untuk menangkap telur untuk kemudian menyalurkan kedalam tuba. Bentuk infundibulum seperti anemone (binatang laut). Bagian luar tuba diliputi oleh peritoneum viserale, yang merupakan bagian dari ligamentum latum. Otot di dinding tuba terdiri atas (dari luar ke dalam) otot longitudinal dan otot sirkuler. Lebih ke dalam lagi didapatkan selaput yang berlipat-lipat dengan sel-sel yang besekresi dan bersilia yang khas, berfungsi untuk menyalurkan telur atau hasil konsepsi searah cavum uteri dengan arus yang ditimbulkan oleh rambut getar tersebut.

  1. Ovarium (indung Telur)

Ovarium ada dua dikiri dan kanan uterus. Ovarium terletak di fosa ovarika yang merupakan suatu cekungan pada percabangan arteri iliaka eksterna dan arteri hipogastrika. Besar ovarium kurang lebih sebesar ibu jari tangan dengan ukuran kira-kira 4 cm, lebar dan tebal kira-kira 1,5 cm. Ada dua ligamentum yang menggantung ovarium yaitu:

  1. Ligamentum ovarii proprium yang menggantung ke uterus.
  2. Ligamentum supensorium ovarii (infundibulopelvikum) yang menggantung ke dinding lateral panggul.

Ovarium terdiri dua bagian yaitu bagian luar (cortex) dan bagian dalam (medula). Pada cortex terdapat folikel-folikel primordial, pada cortex terdapat pembuluh darah, urat saraf dan pembuluh limpa. Secara ontognis ada tiga unsur yang membentuk jaringan ovarium, yaitu :

  1. Epitel coelom (mesotelium) yang menjadi pelapis ovarium dan sel-sel folikuler (granulosa).
  2. Sel-sel germinal (asal dari sel-sel endodermal priinitif dari dinding yolk-sac dekat pangkal alantois).
  3. Sel-sel mesenkim lain yang menjadi sel-sel stroma dan sel teka (Siswosudarmo, 1990 hal : 10).

Fungsi utama ovarium adalah sebagai tempat pemasakaan sel-sel germinal, selain itu ovarium juga berfungsi sebagai sumber produksi hormone-hormon. Folikel de Graff yang matang terdiri atas:

  1. Ovum, yakni suatu sel besar dengan diameter kira-kira 0,1 mm, yang mempunyai nukleus dengan anyaman kromatin yang jelas sekali dan satu nukleus pula;
  2. Stratum yang terdiri atas sel-sel granulosum, yakni sel-sel bulat kecil dengan inti yang jelas pada pewarnaan dan mengelilingi ovum; pada perkembangan lebih lanjut terdapat ditengahnya suatu rongga terisi cairan atau likuor follikuli
  3. Teka interna, suatu lapisan yang melingkari stratum granilosum dengan sel-sel lebih kecil dari pada sel granulose
  4. Diluar teka interna ditemukan teka eksterna, terbentuk oleh stratum ovarium yang terdesak.
  5. Alat Genetalia Pria

Struktur luar genetalia pria terdiri dari penis, skrotum (kantung zakar) dan testis (buah zakar). Struktur dalamnya terdiri dari

Sumber :

https://finbarroreilly.com/