Virus Corona (COVID-19) terhadap Anak: Gejala, Pengobatan, Pencegahan

  1. Home
  2. /
  3. Kesehatan
  4. /
  5. Virus Corona (COVID-19) terhadap Anak: Gejala, Pengobatan, Pencegahan

Virus Corona (COVID-19) terhadap Anak: Gejala, Pengobatan, Pencegahan

Posted in : Kesehatan on by : admin

Virus Corona (COVID-19) terhadap Anak: Gejala, Pengobatan, Pencegahan

Virus Corona (COVID-19) yang kala ini sedang jadi wabah global tak pelak turut menimbulkan ketakutan di kalangan orang tua. Pasalnya, virus ini dapat saja menyerang anak-anak mereka yang notabene belum mempunyai sistem kekebalan tubuh yang memadai. Lantas, apakah sebetulnya virus Corona terhadap anak kemungkinan terjadi? Seberapa besar kemungkinan anak terkena COVID-19? Mari cari sadar selengkapnya di sini!

Virus Corona (COVID-19) terhadap Anak, Banyak Terjadi?
Sebagaimana dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kasus virus Corona (COVID-19) terhadap anak dapat dikatakan tidak umum. Memang tersedia beberapa laporan yang menyatakan virus ini menyerang anak-anak, tapi prevalensinya benar-benar jarang. Sementara itu, mayoritas kasus yang dilaporkan berlangsung terhadap orang dewasa.

Oleh karena itu, terkecuali tersedia klaim yang menyatakan bahwa anak-anak rentan terkena COVID-19, maka hal berikut belum dapat dikatakan valid karena hingga kala ini belum tersedia bukti konkretnya. Kendati demikian, Anda sebagai orang tua juga tidak boleh lengah dan selamanya harus berhati-hati akan segala kemungkinan karena biar bagaimanapun, virus ini tak mengenal usia.

Ciri dan Gejala Infeksi Virus Corona (COVID-19) terhadap Anak
Meskipun kasus COVID-19 terhadap anak jarang terjadi, mewaspadai kemungkinan virus ini menginfeksi si kecil selamanya jadi suatu kewajiban bagi Anda para orang tua. Salah satu yang harus diketahui adalah apa saja yang jadi ciri atau gejala infeksi model virus Corona yang satu ini.

COVID-19 ditandai oleh gejala-gejala berikut ini:

1. Demam
Ciri-ciri atau gejala virus Corona (COVID-19) terhadap anak yang pertama adalah demam. Gejala yang satu ini sejatinya juga merupakan gejala yang nampak kala seseorang mengalami flu biasa (common cold).

Akan tetapi, Anda harus berhati-hati jika demam yang dialami si kecil telah berlangsung dalam kala yang cukup lama dan intensitasnya—dalam hal ini suhu tubuh—mengalami peningkatan dari hari ke hari.

2. Batuk
Ciri-ciri COVID-19 terhadap anak yang setelah itu adalah batuk.

Batuk yang kemungkinan jadi berarti anak Anda terinfeksi virus Corona (COVID-19) kebanyakan akan dimulai bersama dengan batuk ringan yang lantas akan tambah bertambah intensitas dan tingkat keparahannya dari hari ke hari.

Anda benar-benar dianjurkan untuk segera memeriksakan putra atau putri Anda ke dokter jika mengalami gejala batuk tapi tak kunjung pulih sesudah beberapa lama meskipun telah mengonsumsi obat batuk biasa.

3. Sesak Napas
Virus Corona (COVID-19) terhadap intinya menyerang saluran pernapasan. Hal ini yang lantas menimbulkan gejala berupa sesak napas dan napas menjadi pendek.

Jika tidak segera ditangani, bukan tidak kemungkinan anak yang terkena infeksi virus berikut akan mengalami pneumonia. Pneumonia sendiri adalah penyakit radang paru-paru yang disebabkan oleh ada infeksi terhadap organ pernapasan tersebut.

Perlu diketahui juga bahwasanya anak yang terinfeksi COVID-19 kemungkinan tidak akan merasakan gejala apa pun terhadap awalnya. Pasalnya, jaman inkubasi virus ini berlangsung sepanjang 2 hari hingga 2 minggu sejak infeksi pertama kali terjadi.

Oleh karena itu, terkecuali dirasa pernah mempunyai kontak segera bersama dengan penderita lain atau baru saja bepergian ke wilayah terdampak, segera kunjungi dokter peranan dilakukan observasi lebih lanjut. Penanganan medis yang dilakukan sedini kemungkinan dapat makin besar peluang kesembuhan penyakit ini.

Pengobatan Virus Corona (COVID-19) terhadap Anak
Hingga kala ini, belum tersedia obat yang benar-benar dapat mengobati infeksi virus Corona (COVID-19) terhadap anak maupun orang dewasa. Pengobatan yang dilakukan kala ini masih sebatas pengobatan yang sama terhadap kasus penyakit flu biasa maupun pneumonia.

Beberapa cara mengobati infeksi COVID-19 adalah sebagai berikut:

Pemberian obat-obatan tertentu flu dan demam (aspirin, ibuprofen, acetaminophen, dsb.)
Perbanyak asupan cairan ke dalam tubuh
Istirahat yang cukup
Oleh karena itu, mutlak bagi Anda untuk segera memeriksakan buah hati tercinta—maupun diri sendiri—ke dokter terkecuali menjadi mengalami gejala layaknya yang telah disebutkan di atas, khususnya terkecuali mempunyai segi risikonya. Hal ini sebatas supaya penyakit dapat lebih ringan untuk disembuhkan.

Guna hindari penyebaran virus lebih luas, dokter lazimnya akan menginstruksikan pasien untuk diisolasi di ruangan tertentu untuk kala kala sepanjang jaman pengobatan.

Komplikasi Virus Corona (COVID-19) terhadap Anak
Jika tidak segera ditangani, COVID-19 dapat berujung terhadap peradangan di organ paru-paru yang mana dalam dunia medis keadaan ini dikenal sebagai pneumonia.

Cara Menghindari Infeksi Virus Corona (COVID-19) terhadap Anak
Jangan panik! COVID-19 terhadap anak dapat dicegah bersama dengan menerapkan sejumlah tips sehat berikut ini:

1. Rajin Cuci Tangan
Ajarkan anak Anda untuk membersihkan tangan mengfungsikan sabun antiseptik, baik itu sebelum saat dan sesudah makan, sesudah batuk atau bersin, maupun sesudah menyentuh hewan peliharaan di rumah.

Bersihkan area tangan secara menyeluruh menjadi dari telapak hingga sela-sela jari tangan sepanjang kurang lebih 20-60 detik, lantas keringkan bersama dengan handuk bersih.

Anda juga dapat menyediakan hand sanitizer yang dapat ia bawa-bawa kala ke sekolah. Minta ia untuk menggunakannya secara teratur.

Artikel Lainnya : teknik dasar sepak bola

Baca Juga :