Ejakulasi Dini: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan

  1. Home
  2. /
  3. Kesehatan
  4. /
  5. Ejakulasi Dini: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan

Ejakulasi Dini: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan

Posted in : Kesehatan on by : admin

Ejakulasi Dini: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan

Ejakulasi dini menjadi momok bagi kaum pria didalam terkait seksual. Kondisi ini barangkali membuat rasa tidak percaya diri didalam memuaskan pasangan. Lantas apa penyebab dan bagaimana langkah mengatasinya? Selengkapnya simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Ejakulasi Dini?
Ejakulasi dini adalah saat pria mencapai orgasme (mengeluarkan sperma) dan berejakulasi terlampau cepat tanpa kontrol. Dengan kata lain, ejakulasi terjadi sebelum saat pria menginginkannya. Kondisi ini barangkali terjadi sebelum saat atau setelah mengawali foreplay atau hubungan seksual. Beberapa pria mengalami banyak susah privat gara-gara situasi ini.

Sebanyak satu dari lima pria mengalami susah dengan ejakulasi dini atau tidak terkontrol. Ketika pria sering tidak bisa mempertahankan ereksi, ini akan mengganggu kenikmatan seksual dengan pasangannya. Beberapa faktor bisa menjadi penyebabnya seperti stres, depresi, dan faktor-faktor lainnya yang pengaruhi kesegaran mental dan emosional.

Gejala Ejakulasi Dini
Bentuk ejakulasi dini yang lebih persisten, primer atau seumur hidup, ditentukan oleh tiga ciri-ciri berikut ini:

Tidak bisa mempertahankan ereksi hampir selalu terjadi sebelum saat memperoleh penetrasi seksual, atau kurang lebih satu menit penetrasi.
Ketidakmampuan pria untuk menunda ejakulasi.
Konsekuensi privat negatif muncul, seperti persoalan dan frustrasi, atau hindari keintiman seksual.
Sementara tanda-tanda psikologis yang bisa menyertai ejakulasi dini adalah:

Kepercayaan diri mengalami penurunan didalam terkait seks
Kesulitan interpersonal (komunikasi antar-pasangan)
Tekanan mental
Gelisah
Merasa malu
Depresi
Pria yang mengalami ejakulasi terlampau dini bisa mengalami tekanan psikologis, tetapi berdasarkan satu penelitian terhadap 152 pria dan pasangannya, menunjukkan bahwa pasangannya condong tidak cukup cemas mengenai ejakulasi dini daripada pria yang mengalami persoalan ejakulasi.

Kapan Harus ke Dokter?
Konsultasikan dengan dokter mengenai ejakulasi lebih cepat dari yang di idamkan saat terkait seksual. Meski tersedia rasa malu, tetapi penting untuk mendiskusikan persoalan kesegaran seksual dengan dokter. Jangan khawatir, ejakulasi dini adalah persoalan umum dan bisa diobati.

Berkonsultasi dengan dokter barangkali bisa mendukung mengurangi kegalauan mengenai situasi ini. Misalnya, dokter memastikan bahwa ketidakmampuan menunda ejakulasi sesekali adalah situasi normal dan bahwa kala kebanyakan dari awal hubungan seksual sampai ejakulasi adalah kurang lebih lima menit.

Penyebab Ejakulasi Dini
Beberapa faktor psikologis dan fisik bisa membuat pria mengalami persoalan seksual yang satu ini, berikut di antaranya:

1. Penyakit
Masalah seksual terhadap pria ini bisa disebabkan oleh situasi medis yang lebih betul-betul didalam sebagian kasus. Penyakit ini termasuk tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes, dan multiple sclerosis.

Penyakit prostat dan hipotiroidisme (memiliki kelenjar tiroid yang tidak cukup aktif) termasuk bisa mengurangi durasi ereksi pria.

2. Kepekaan atau Sensitivitas Penis yang Berlebihan
Penyebab ejakulasi dini bisa diakibatkan oleh sensitivitas penis yang berlebihan terhadap sebagian pria. Demi mendukung memecahkan persoalan ini mengfungsikan krim anestesi atau kondom yang lebih tidak tipis bisa mendukung memperpanjang hubungan intim gara-gara mengurangi tingkat stimulasi.

Jika telah mengalaminya sejak awal memasuki dunia seks, barangkali kepekaan yang berlebihan. Sementara kecuali jadi mengalaminya setelah sering laksanakan hubungan seks, ini lebih condong gara-gara stres atau persoalan medis.

3. Gangguan Psikologis
Gangguan psikologis seperti stres, depresi, dan kegalauan adalah penyebab yang terlampau umum terjadi terhadap pria. Terutama terhadap pria muda, tidak cukup pengalaman dan kegalauan didalam kapabilitas seksual bisa memilih berapa lama ereksi bertahan. Trauma sebelumnya atau pengalaman seksual negatif termasuk bisa menjadi penyebab.

4. Narkoba dan Alkohol
Alkohol dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang tidak cuma bisa membuat disfungsi ereksi tetapi termasuk diketahui membuat ejakulasi dini.

Anda perlu hindari terlampau banyak minum alkohol atau obat-obatan terlarang, dan hindari zat ilegal kecuali mengalami persoalan dengan ereksi.

5. Disfungsi Ereksi
Pria yang jadi cemas mengenai mempertahankan ereksi sepanjang terkait seksual barangkali bisa membentuk rutinitas segera untuk ejakulasi.

Diagnosis Ejakulasi Dini
Ejakulasi dini adalah persoalan seksual yang bisa didiagnosis berdasarkan tanda-tanda terhadap masing-masing pria. Untuk paham masalahnya, dokter perlu mendiskusikan riwayat seksual pasien dengan pasangan. Keluhannya diungkapkan dengan jujur dan terbuka. Semakin banyak dokter paham mengenai situasi pasien, tambah mudahkan dokter bisa membantu.

Selain itu dokter barangkali akan memeriksa situasi fisik pasien, seperti memeriksa prostat atau laksanakan tes neurologis (tes proses saraf) untuk memilih apakah tersedia persoalan fisik yang bisa membuat ketidakmampuan menunda ejakulasi.

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini
Masalah ejakulasi bisa terjadi terhadap seluruh pria, tetapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Berikut ini sebagian tips yang bisa dilaksanakan pria untuk mengatasinya:

Melakukan senam kegel secara rutin. Senam kegel berguna untuk tingkatkan otot pelvis bawah. Jika otot ini kuat, barangkali bisa mengurangi risiko persoalan ejakulasi.
Menghindari stres dan kelelahan yang berlebihan.
Menjaga kesegaran penis tiap-tiap hari dan rutin memeriksakannya ke dokter. Jika rutin dilakukan, peluang mengalami gangguan seperti ejakulasi akan rendah.
Rutin laksanakan olahraga tiap-tiap hari.
Menjaga pola makan sehat.
Selain kiat-kiat di atas, berikut ini langkah mengatasi ejakulasi dini yang bisa Anda laukan secara independent di rumah:

1. Metode Start dan Stop
Metode ini mempunyai tujuan untuk mengendalikan ejakulasi. Baik pria maupun pasangannya, berhentilah (stop) stimulasi seksual terhadap titik saat Anda akan mengalami orgasme, dan lanjutkanlah (start) begitu sensasi orgasme telah mereda.

2. Metode Jelqing
Cara mengatasi ejakulasi dini ini serupa seperti masturbasi, Anda cuma memeras ujung penis dengan lembut atau bisa dilaksanakan oleh pasangan sepanjang 30 detik sebelum saat mengawali kembali stimulasi.

Anda bisa laksanakan langkah ini sebanyak tiga kali atau empat kali sebelum saat membiarkan penis ejakulasi. Ingat, laksanakan saat penis didalam situasi 1/2 ereksi.

Mengatasi Ejakulasi Dini dengan Obat Topikal
Beberapa terapi topikal bisa digunakan terhadap penis sebelum saat laksanakan hubungan seks, dengan atau tanpa kondom. Krim anestesi lokal ini bisa mengurangi stimulasi.

Contoh obat ejakulasi dini termasuk lidokain atau prilokain, yang bisa tingkatkan kala ereksi sebelum saat ejakulasi.

Namun, sering mengfungsikan anestesi bisa membuat pengaruh samping tertentu, maka konsultasikan terutama dahulu dengan dokter sebelum saat menggunakannya.

Komplikasi Ejakulasi Dini
Ketidakmampuan menunda ejakulasi bisa membuat persoalan didalam kehidupan privat terhadap pria, termasuk:

Stres dan persoalan didalam hubungan
Masalah kesuburan
Cara Mencegah Ejakulasi Dini
Sebenarnya belum tersedia langkah yang bisa dilaksanakan untuk pencegahan. Namun, Anda perlu pertimbangkan wejangan berikut:

Mempertahankan praktek seks yang sehat. Jika Anda mengalami perasaan cemas, jadi bersalah atau frustrasi terhadap kehidupan seks Anda, pertimbangkan untuk melacak pertolongan psikoterapi atau terapi seksual.
Perlu diingat bahwa siapa pun bisa mengalami persoalan seksual. Jika Anda tidak bisa menunda ejakulasi saat terkait seks, coba untuk tidak menyalahkan diri Anda. Ini akan mencegah stres atau depresi.

Baca Juga :