Semua orang tahu bahwa resesi akan semakin memburuk

  1. Home
  2. /
  3. Pendidikan
  4. /
  5. Semua orang tahu bahwa resesi akan semakin memburuk
Semua orang tahu bahwa resesi akan semakin memburuk

Semua orang tahu bahwa resesi akan semakin memburuk

Posted in : Pendidikan on by : admin

Semua orang tahu bahwa resesi akan semakin memburuk

Semua orang tahu bahwa resesi akan semakin memburuk

Semua orang tahu bahwa resesi akan semakin memburuk

Seharusnya semua orang tahu bahwa kondisi ekonomi global sedang memburuk, tetapi seburuk apa resesi ini akan memburuk? Mungkin ini yang tidak pernah diceritakan oleh media sejujurnya. Dari pantauan jarak jauh (sms indo-jerman) Rupiah terlihat semakin melemah (1 euro=Rp 15.400,-). Tapi anyway… pada akhirnya tidak hanya Singapore, Jepang dan negara-negara Asia yang mengeluarkan statement resmi bahwa mereka tengah resesi, minggu ini pemerintah Jerman juga menyatakan tengah tergelincir dalam resesi.

Pada hari kamis ini (13 Nov 2008) pemerintah Jerman yang berpusat di Berlin mengeluarkan pengumuman resmi bahwa negara Jerman telah memasuki resesi. Pemerintah berusaha mempersiapkan beberapa ‚paket keselamatan’ namun media masih belum terlalu tertarik untuk memuatnya secara besar-besaran. Kestabilan ekonomi mungkin salah satu alasan mengapa media Jerman tidak terlalu ambil pusing, seperti kata kita, `Belanda masih jauh’ alias ’resesi masih jauh’.

Pemerintah Jerman berharap untuk mengembangkan ekonomi dan menanggulangi resesi melalui pajak, tapi apakah cukup untuk bertahan dan keluar dari resesi ? Ini menjadi pertanyaan yang menarik.

Pada hari Rabu (12 Nov 2008), panel ahli ekonomi Jerman memprediksi bahwa ekonomi Jerman tidak adakan berkembang ‚SAMA SEKALI’ di tahun 2009. Pada hari Kamis, (13 Nov 2008) Kantor Statistik Negara mengumumkan bahwa negara Jerman tengah terpelincir dalam resesi. Kemudian pada hari Jumat, (14 Nov 2008) EU (European Union) yang terdiri dari 15 negara dengan mata uang Euro akhirnya mengumumkan bahwa kondisi negara tengah dalam keadaan resesi.

Pemerintah yang terpusat di Berlin berusaha untuk melakukan pengukuran efektif utnuk mengembangkan ekonomi yang telah dipukul oleh penurunan ekonomi global. Pada hari Rabu (12 Nov 2008), Kanselir Merkel setuju akan detail pajak dan insentif investasi, termasuk menelaah kembali biaya pendaftaran kendaraan untuk mobil-mobil baru samai pertengahan tahun yang akan datang.

Media Jerman lagi-lagi bersikap ‘ragu-ragu’ atau ‘tidak yakin’. Kebanyakan media mengecam bahwa tolok ukur pemerintah terlalu lemah untuk menghadapi tantangan resesi yang begitu hebat.

Berikut adalah beberapa statement dari beberapa Koran-koran terkemuka:

Süddeutsche Zeitung:

“Things will only get better when the global financial crisis begins to wane … But that could take a long time, perhaps even the whole of next year.”

“That makes it all the more important that the politicians take decisive counter measures. Reducing the national debt is important, but the politicians should have pursued this aim during the upturn. The government has unfortunately failed to use the good times to remove the mountain of debt. This mistake cannot be straightened out by being stingy now during the crisis. The stimulus package is far too detailed and its scale is far too modest. There has to be more tax relief for companies and workers. The recession is going to be ugly enough, now it’s time for the state to take action.”

Frankfurter Allgemeine Zeitung :

“The government has tried to take counter measures. However, that seems at best helpless, particularly when one compares its measures with the bailout package for the banks …. In a bid to crank up car sales, the German tax authorities will temporarily scrap vehicle registration tax. But who buys a new car just because they can save a few hundred euros when they fear they may loose their job? The grand coalition’s package won’t help much but it won’t do much damage either. That should not be underestimated, because too big a stimulus program would have pushed up the national debt without achieving many of its goals.”

Die Welt :

“It is understandable that Finance Minister Peer Steinbrück is warning against exorbitant spending programs. However, he is suffering from a misconception: one should make savings during an upturn. The government did not do this to a sufficient degree. A state, however, that is too stingy during a downturn only risks worsening and lengthening the crisis …”

“There is a great risk that the government … is too late and too hesitant in taking measures against weak growth and unemployment. During the election campaign in 2009 there will be great pressure, therefore, to come up with a new package laced with senseless gifts.”

“It would be better and cheaper to take the correct action now. Not in the form of billions of euros in extra subsidies to individual sectors but through a reduction of income tax or by scrapping the solidarity tax (a tax levied on western Germans to help development in eastern Germany). That would not only be an important psychological signal to the citizens in the midst of the crisis. It would also give the measures enough time to have a beneficial effect on consumer demand.”

Sumber : https://dunebuggyforsale.org/fb-ads-vs-ig-ads/