Kecewa Kebijakan Kemendikbud

  1. Home
  2. /
  3. Pendidikan
  4. /
  5. Kecewa Kebijakan Kemendikbud
Kecewa Kebijakan Kemendikbud

Kecewa Kebijakan Kemendikbud

Posted in : Pendidikan on by : admin

Kecewa Kebijakan Kemendikbud

Kecewa Kebijakan Kemendikbud

Kecewa Kebijakan Kemendikbud

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim makin lantang

menyuarakan aspirasi guru honorer. Ia menilai berbagai kebijakan pemerintah semakin membuat peluang guru honorer memiliki status aparatur sipil negara (ASN) makin kecil.

Padahal bertahun-tahun, pemerintah sudah diuntungkan secara finansial dengan mempekerjakan guru honorer yang digaji tidak layak. Ada yang Rp100 ribu per bulan.

”Saya agak kecewa dengan kebijakan Kemendikbud soal Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Mandiri ini. Padahal itu peluang guru honorer mendapatkan sertifikat pendidik sebagai syarat dalam mengikuti seleksi ASN. Kalau prioritasnya guru fresh graduate, peluang guru honorer makin tipis dong,” kata Ramli kepada JPNN.com (Group Radar Bekasi), Selasa (12/11)

Dengan harapan yang semakin tipis ini, lanjutnya, mungkin sebaiknya para guru honorer

menyerahkan urusan pendidikan kepada negara dengan bersama-sama meninggalkan ruang-ruang kelas dan memenuhi aturan pemerintah agar pengangkatan honorer dihentikan.

Dengan cara itu, lanjutnya, barangkali pemerintah akan tersadar betapa ruang-ruang kelas itu selama ini diisi oleh guru-guru honorer. Yang statusnya tidak jelas, pendapatannya tidak jelas tetapi jelas kinerjanya dalam meningkatkan pendidikan Indonesia.

”Karena itu akan jauh lebih baik jika guru-guru honorer ini bersatu-padu meninggalkan ruang-ruang kelas sehingga pemerintah mengetahui seberapa besar kelumpuhan dunia pendidikan kita tanpa adanya guru-guru yang tidak dianggap oleh pemerintahnya,” tegasnya.

”Jangankan harapan untuk menjadi PNS. Bahkan untuk mengikuti PPG Prajabatan Mandiri

pun yang mereka bayar dengan uang yang tidak seberapa dari pendapatan mereka, juga tidak diberikan kesempatan,” sambungnya.

IGI berharap para guru honorer yang masih memenuhi syarat usia, bisa berjuang menembus ketatnya persaingan menjadi PNS dalam seleksi CPNS 2019.

 

Baca Juga :