Laksanakan USO, BAKTI Tidak Boleh Cari Untung

  1. Home
  2. /
  3. Tekno
  4. /
  5. Laksanakan USO, BAKTI Tidak Boleh Cari Untung
Laksanakan USO, BAKTI Tidak Boleh Cari Untung

Laksanakan USO, BAKTI Tidak Boleh Cari Untung

Posted in : Tekno on by : admin

Laksanakan USO, BAKTI Tidak Boleh Cari Untung

Laksanakan USO, BAKTI Tidak Boleh Cari Untung

Laksanakan USO, BAKTI Tidak Boleh Cari Untung

Setoran dana universal service obligation (USO) oleh operator sebesar 1,25 persen

dari total revenue untuk pemerataan akses telekomunikasi di Indonesia dinilai sangat kurang.

Hal tersebut disampaikan Anang Latief, Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) dalam diskusi yng digelar oleh Selular di Jakarta (27/12/2018).

“Kalau cuma 1,25 persen tidak cukup untuk membangun infrastruktur telekomunikasi di 5000 lebih desa,” kata Anang.

Menurut Anang, di negara lain seperti India operator telekomunikasi diwajibkan

menyetor dana USO sebesar 5% dari gross revenue. Namun BAKTI tak ingin membebani APBN maupun operator dengan menaikan dana USO.

Untuk mengatasi kekurangan pembiayaan tersebut disampaikan Anang, BAKTI akan mencari solusi skema pembiayaan pembangunan tanpa memberatkan operator.

Terkait upaya ini, Alamsyah Saragih, Anggota Ombudsman RI mengingatkan agar BAKTI tidak mencari keuntungan dalam skema pembiayaan yang dilakukannya.

“Dalam melaksanakan USO ini BAKTI tidak boleh mencari keuntungan karena p

emerintah wajib hadir di wilayah yang belum terjangkau akses telekomunikasi, khususnya di wilayah 3T,” imbau Alamsyah usai Diskusi.

Lebih lanjut Alamsyah menegaskan, peran BAKTI yang tadinya pelaksana USO jika akan menjadi semi penyelenggara telekomunikasi harus dibuat aturan bagaimana interaksinya dengan operator yang ada. Jangan sampai terjadi konflik Kepentingan antara pengelola dana USO dan Operator: pengendali versus mitra bisnis.

“Jangan sampai dalam menjalankan tugasnya melakukan pemerataan akses telekomunikasi terjadi mal administrasi,” pungkas Alamsyah.

 

Baca Juga :