Perubahan Iklim

  1. Home
  2. /
  3. Umum
  4. /
  5. Perubahan Iklim

Perubahan Iklim

Posted in : Umum on by : admin

Table of Contents

Perubahan Iklim

Perubahan iklim pada hakikatnya adalah sebuah keniscayaan. Iklim bumi berbentuk dinamis dan selalu beralih melalui siklus alamiah. Perubahan ini mampu dideteksi dan diteliti oleh para pakar melalui bukti-bukti ilmiah yang tersimpan di dalam lingkaran-lingkaran kambium pohon, inti lapisan es dan endapan lautan. Nyata sekali bahwa perubahan iklim dewasa ini terlihat punya sebuah kecenderungan yang berbentuk konstan, yaitu meningkatnya temperatur global.

Perdebatannya terdapat pada penyebab perubahan iklim. Sebagian pihak memperlihatkan bahwa perubahan iklim normal berjalan karena fluktuasi yang berbentuk alamiah. Yang lain berpendapat bahwa perubahan iklim disebabkan oleh aktivitas manusia. Kenyataan yang benar adalah: perubahan iklim yang berjalan belakangan ini punya penyebab yang beragam, tapi dipercepat secara berarti oleh aktivitas manusia.

Pada Februari 2007, sebuah panel internasional para pakar yang tergabung di dalam Inter-Governmental Panel on Climate Change (IPCC) menginformasikan temuannya yang memperlihatkan secara konklusif bahwa:

Pemanasan world sedang terjadi
Peningkatan temperatur world adalah dampak berasal dari aktivitas manusia
Dengan tren yang tersedia sekarang, temperatur yang berbentuk ekstrem, gelombang panas, dan hujan lebat dapat konsisten mengalami peningkatan frekuensi. Temperatur bumi dan lautan dapat konsisten meningkat di dalam milennium selanjutnya.

Mengapa aktivitas manusia menjadi penyebab utama perubahan iklim? Jawabannya terdapat pada bahan bakar fosil dan gas tempat tinggal kaca. Revolusi Industri di abad 19 memulai pemanfaatan bahan bakar secara besar-besaran untuk aktivitas industri. Industri-industri tersebut menciptakan lapangan pekerjaan dan membawa dampak relokasi masyarakat berasal dari desa ke kota. Tren ini bahkan berlanjut sampai sekarang. Lahan yang tadinya hijau konsisten diratakan untuk sediakan tanah bagi perumahan. Sumber energi alam yang tersedia konsisten digunakan secara intensif untuk kebutuhan konstruksi, industri, transportasi dan konsumsi. Sampah dan limbah mengalami peningkatan debit volume berlipat ganda.

Seluruh hal di atas berujung di satu hal: meningkatnya konsentrasi gas-gas tempat tinggal kaca di atmosfer bumi. Mereka disebut demikianlah karena dampak yang ditimbulkan menyerupai lapisan kaca berasal dari sebuah tempat tinggal kaca. Matahari selalu leluasa memancarkan radiasi ke bumi, tapi pantulan radiasi tersebut oleh permukaan bumi terjerat oleh gas-gas tempat tinggal kaca tadi. Selanjutnya, lapisan bawah atmosfer bumi secara lambat tapi pasti, mengalami peningkatan temperatur.

Sejatinya, dampak tempat tinggal kaca layaknya ini adalah sebuah sistem alamiah yang penting demi memungkinkan kehidupan di atas bumi. Tanpanya, bumi dapat menjadi sebuah tempat yang tak bisa saja ditinggali oleh lebih dari satu besar makhluk hidup yang tersedia sekarang. Masalahnya terdapat pada manusia yang membawa dampak peningkatan pemanasan world melalui emisi gas-gas tempat tinggal kaca ke atmosfer bumi. Inilah yang mengubah keseimbangan alami dampak tempat tinggal kaca. Semakin banyak gas tempat tinggal kaca yang diproduksi, semakin banyak radiasi matahari yang “terperangkap” di lapisan atmosfer kita. Fenomena inilah yang saat ini sedang terjadi: pemanasan world pada lapisan bawah atmosfer karena konsisten meningkatnya akumulasi emisi gas tempat tinggal kaca.

Baca JUga :