Perdagangan Karbon

  1. Home
  2. /
  3. Umum
  4. /
  5. Perdagangan Karbon

Perdagangan Karbon

Posted in : Umum on by : admin

Table of Contents

Perdagangan Karbon

Awalnya Saya tidak benar persepsi perihal makna Perdagangan Karbon atau Carbon Trading yang diangkat oleh lebih dari satu tempat massa di tanah air. Bisa menjadi kamu juga bertanya-tanya, apa yang dimaksud dengan Carbon Trading?
Yang tentu buakan menjual arang untuk bakar sate maupun jual-beli arang aktif, akan namun pembayaran kompensasi diambilkan berasal dari pembayaran negara-negara maju selanjutnya atas kerusakan lingkungan yang dibuat.

Kompensasi ini dikenal dengan Perdagangan Karbon, yaitu Negara maju yang telah banyak mengeluarkan emisi karbon, yang menjadi gas tempat tinggal kaca (GRK) di atmosfer, kudu membayar ke negara-negara dunia ketiga terutama negara tengah berkembang seperti Indonesia. Negara berkembang ini diharuskan mempertahankan atau melestarikan hutan dan ekosistemnya.

Salah satunya asap karbondioksida (CO2) yang dihasilkan pabrik-pabrik di Eropa dan AS telah benar-benar sesak dan memenuhi atmosfer bumi kita, yang berakibat naiknya suhu bumi Global Warming serta pertambahan lubang dilapisan ozon yang semakin luas.

Salah satu cara untuk melakukan perbaikan kerusakan ozon adalah dengan mempertahankan mengolah karbon berasal dari hutan-hutan di Indonesia, Brasilia, Asia Pasific, Amerika Selatan, ataupun Papua New Guinea. Jadi singkatnya, negara-negara yang maju industrinya (tapi juga paling maju di dalam perihal menyebabkan kerusakan lingkungan) kudu membayar kompensasi kepada Negara yang punya luasan hutan yang besar terutama Brazil dan Indonesia atas polusi industrinya. Karena cuma hutanlah yang bisa menyerap asap CO2 yang ada di atmosfir.

Jadi semacam peraturan: SIAPA KENTUT HARUS BAYAR

Di Chicago, Amerika Serikat telah terbentuk bursa pengaruh yang menangani perdagangan emisi atau karbon
dunia. Terkait perihal ini tidaklah berarti kudu mengekspor karbon yang dimiliki banyak hutan untuk memperoleh devisa. Namun sebaliknya tim ahli berdiri sendiri yang akan datang dan menilai kekuatan hutan yang dimiliki suatu wilayah di dalam penyerapan dan menyimpan karbon di dalam ekosistemnya.

Karbon Indonesia
Indonesia sementara ini cuma punya hutan sekitar 90-an juta Hektar saja, itupun tak seutuhnya di dalam keadaan baik. Jadi kecuali mau tau keuntungan yang diperoleh Indonesia ya tinggal mengalikan saja harga dipasaran per Hektar dengan luasan hutan yang ada.

Indonesia baru akan menjajakan potensi hutannya selepas tahun 2012 nanti, atau sesudah Kyoto Protokol (2008-2012) berakhir. Namun sementara ini telah banyak instansi internasional dan perusahaan asing datang ke Indonesia, dan mereka segera ke kabupaten dan provinsi untuk tawarkan belanja karbon Oleh sebab itu tugas bagi pemeritah untuk mengakibatkan keputusan untuk perdagangan karbon ini. Tentu Indonesia tidak menghendaki ada perjanjian yang merugikan. Harga karbon, durasi perjanjian, distribusi benefit-nya kudu dipikirkan. Serta peran berasal dari penduduk dan tentunya “orang-orang k

Google Ikut Berperan
Google menghendaki penetapan harga atas karbon. Bukan sekadar untuk memerangi pemanasan global, namun sebab perdagangan karbon adalah bisnis yang menjanjikan. Dan Reicher mantan asisten menteri di Departemen Energi yang saat ini menangani investasi Google di bidang kekuatan bersih mengatakan, ”Memberi harga yang berbobot atas karbon akan mendekatkan kita terhadap pengurangan emisi yang signifikan sekaligus mempercepat peningkatan pembangunan lokal dan adopsi teknologi.” Bagian paling akhir inilah yang baik bagi bisnis.
“Harga karbon benar-benar berperan di dalam meningkatkan kompetisi di bidang teknologi yang menjanjikan pengurangan emisi yang signifikan, pertolongan bagi sekuritas energi, serta menciptakan lapangan pekerjaan,” jelas Reicher. Ia juga mengutarakan bahwa penetapan harga atas karbon akan menderaskan investasi di bidang inovasi energi. Uang ada untuk melakukan investasi yang signifikan, namun aliran dana terkendala sebab belum ada insentif di sana.
Ada banyak cara untuk memperoleh harga karbon. Dalam kemasan apa pun, harga karbon akan mendatangkan keuntungan bagi banyak pihak. Google menghendaki Senat AS akan bertindak cepat untuk melakukan apa yang diprediksi bisa menciptakan titik terang di dalam perekonomian yang tengah mengalami penurunan.
Pasar Karbon Sukarela
Adalah sebuah pasar di mana terdapat perjual-belian kredit karbon yang tidak terikat oleh peraturan-peraturan dan tujuan pengurangan emisi sebuah negara tertentu. Skala pasar karbon ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan pasar karbon konvensional, namun berpotensi untuk berkembang dengan signifikan.
Di di dalam pasar ini, pembeli adalah individu, organisasi, perusahaan atau badan lainnya yang belanja kredit karbon dengan tujuan mengimbangi emisi gas tempat tinggal kaca mereka secara sukarela. Sebagai contoh, seorang individu bisa belanja kredit karbon untuk mengimbangi emisi gas tempat tinggal kaca yang dihasilkan oleh mobilnya atau rumahnya.
Pendapatan hasil penjualan kredit karbon biasanya dipakai untuk mendanai proyek-proyek yang kurangi emisi gas tempat tinggal kaca, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Beberapa misal kondang adalah program penanaman pohon, reforestasi, efisiensi energi, dan proyek kekuatan terbarukan.
Untuk memverifikasi pengurangan emisi karbon, terdapat standar formal seperti VCS (Voluntary Carbon Standard), yang mengeluarkan sebuah sertifikasi berdasarkan kolaborasi dengan pihak emitor, regulator, ahli lingkungan dan pengembang proyek.

Artikel Lainnya : motivation letter

Prospek Harga Karbon
Menurut prediksi Barclays Capital, tidak benar satu perusahaan investasi terbesar di Inggris, perdagangan karbon bisa menjadi perdagangan terbesar di dunia. Tahun 2007, Barclays telah melakukan transaksi 30 milyar dollar AS dan di dalam sepuluh tahun kemudian mereka memutuskan tujuan 1 triliun dollar AS. [catatan: Barclays dimiliki oleh Rothschild. Masih ingat Rothschild? Baca: Konspirasi Dollar, The Fed, Israel)
Mark Fulton, Kepala Strategic Planning and Climate Change Strategist Deutsche Bank mengatakan, “Percaya atau tidak, pasar-pasar investasi telah diciptakan dan investasi ini akan tumbuh secara signifikan hingga 20-30 tahun yang akan datang.” Fulton memprediksi hingga tahun 2013 akan berjalan transaksi sebesar 60 milyar euro di Pasar Karbon Eropa. Di sejumlah negara, perdagangan karbon lebih-lebih telah diatur seperti halnya perdagangan saham.
Al Gore, mantan wakil presidan AS masa Clinton, yang kini berubah profesi menjadi aktivis pertolongan iklim, ternyata juga mengais dollar berasal dari bisnis karbon. Bulan Februari 2008, Al Gore raih Penghargaan Dan David Foundation berasal dari Israael atas jasanya di bidang lingkungan hidup dan hadiah 1 juta dollar. Menurut Fast Company Magazine, sementara Gore meninggalkan jabatan sebagai wapres tahun 2001, kekayaannya cuma 1 juta dollar, dan tahun 2007 dia menyimpan lebih 100 juta dolar.

Baca Juga :