Dikenalkan Konsep Ikigai dan Tetap Punya Karakter Akhlak Mulia

  1. Home
  2. /
  3. Pendidikan
  4. /
  5. Dikenalkan Konsep Ikigai dan Tetap Punya Karakter Akhlak Mulia
Dikenalkan Konsep Ikigai dan Tetap Punya Karakter Akhlak Mulia

Dikenalkan Konsep Ikigai dan Tetap Punya Karakter Akhlak Mulia

Posted in : Pendidikan on by : admin

Dikenalkan Konsep Ikigai dan Tetap Punya Karakter Akhlak Mulia

Dikenalkan Konsep Ikigai dan Tetap Punya Karakter Akhlak Mulia

Dikenalkan Konsep Ikigai dan Tetap Punya Karakter Akhlak Mulia

Sebanyak 1.474 calon wisudawan Sekolah Vokasi IPB University mengikuti Pembekalan Prawisuda Sekolah Vokasi,

di Kampus IPB Dramaga. Pembekalan Karir untuk para lulusan kali ini menghadirkan dua narasumber yaitu Tim Produksi dan Koordinasi Petani Edaku Nusantara and Agro Milenial, Jamiludin Sugito dan alumni Sosial Ekonomi 1985 yang juga Master Coach 3 C Virtual Human Capital Ismet Ali.

Direktur Kemahasiswaan IPB University, Alim Setiawan menyampaikan pesan penting kepada calon wisudawan Sekolah Vokasi IPB University. Para calon wisudawan dari Sekolah Vokasi IPB University diharapkan dapat menjaga keluhuran budi pekerti. Sebab kunci sukses lulusan salah satunya karakter akhlak mulia,” kata dosen IPB University dari Departemen Manajemen ini.

Alim menambahkan satu kata pepatah, “When Caracter is Lost All is Lose”. “Lulusan senantiasa

mengembangkan karakter, karena sehebat-hebatnya orang, karir bagus namun karakter buruk, maka yang terjadi adalah korupsi,” kata Dr. Alim.

Diuraikannya, dalam kunci sukses lima teratas adalah bukan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), bukan pula sekolah favorit, namun urutan pertama kunci sukses adalah jujur. Kedua disiplin, networking dan pendamping hidup. Wisudawan juga diminta terus meningkatkan skill dan belajar meningkatkan kompetensi.

“Lakukan sebaik-baiknya, karena tantangan ke depan semakin berat, dunia berubah, harus agile dan kreatif

. Lulusan juga harus bisa menunjukkan sebanyak-banyaknya karya dan prestasi. Berkarir profesional, swasta, harus berkontribusi lebih kepada institusi dan lingkungan. Jadilah manusia paling bermanfaat bisa kontribusi dengan karya dan prestasi serta berbudi luhur,” paparnya.

Sementara itu, Jamiludin Sugit membuka sesi presentasinya dengan pertanyaan kepada calon wisudawan tentang bagaimana menemukan tujuan hidup untuk diri sendiri. Jamaludin menyampaikan hasil survei terkait seratus manusia tertua di dunia yang mampu berusia lebih dari seratus tahun.

 

Sumber :

https://education.microsoft.com/Story/CommunityTopic?token=Ue57v