Biografi Indra Bekti

  1. Home
  2. /
  3. Biografi
  4. /
  5. Biografi Indra Bekti

Biografi Indra Bekti

Posted in : Biografi on by : admin

Biografi Indra Bekti

Indra Bekti dicetuskan di Jakarta, 28 Desember 1977, ia seorang model, pembawa acara, pemeran, biduan dan pembawa acara televisi Indonesia. Lalu masa-masa duduk di bangku SMP, Indra memenuhi suara guna anime yang berjudul Candy-Candy. Saat tersebut anime ini populer di zamannya. Meski melulu mengisi suara saja, ia telah bangga sekali, bila tidak salah masa-masa itu ditunaikan pertokohnya Rp 30 ribu. Indra dapat membeli apa saja yang ia mau tanpa mesti merengek dulu sama orang tua. Lalu ia berbicara “Uih…gimana tidak girang, di umur terbilang muda aku sudah dapat menghasilkan duit sendiri.” “Inilah duit kesatu hasil keringatku sendiri” begitu ujarnya.

Dari sinilah Indra termotivasi guna terus belajar. Selepas SMA ia mengupayakan siaran di radio dan kesudahannya aku masuk tv juga, ia berujar “Alhamdulillah kerja kerasku sekitar ini bisa dinikmati oleh seluruh orang-orang yang kucintai” begitulah ujarnya. Akhirnya, tibalah saatnya saat mimpi Indra benar-benar menjadi kenyataan. Dia masuk televisi. Wajahnya kali kesatu hadir di televisi sebagai pembimbing acara Tralala Trilili bareng Agnes Monica. Setelah itu, tawaran juga datang menjadi penyiar radio swasta. Di lokasi ini ia menyatakan mendapatkan latihan khusus antara beda soal public speaking. Semua tersebut menjadi bekal yang amat berarti baginya. Tamat SMA, tahapan pemuda yang mengoleksi tidak sedikit topi ini kian kencang. Tidak susah baginya menilai pilihan guna melanjutkan edukasi ke jenjang yang lebih tinggi. Pria setinggi 170 cm ini kuliah jurusan public speaking D1 di London School.

Dari profesinya, Indra mendapat tidak sedikit kenikmatan. Bisa menginformasikan untuk pemirsa, ngobrol, dan ketemu tidak sedikit orang. Ia berbicara “Kita dapat mengorek mengenai kehidupan orang ketika interview. Dan tersebut juga terdapat tekniknya” ujarnya. Bersama Indy Barends, dia berkibar lewat program Ceriwis di stasiun televisi Trans TV. Di program ini juga, penonton dapat menyaksikan aksinya yang makin matang, kocak, dan segar. Kata-katanya yang khas muncul, Gimana gitu…. Di TPI, dia pun menjadi host program acara kuis Komunikata. Belum lagi iklan-iklan yang kian rajin berseliweran. Wajar saja bila ketika ini Indra pun menikmati satu kenyamanan mempunyai nama limpahan materi.

Dengan menjadi pembawa acara dan MC, saya dapat membeli mobil dan menyicil apartemen ujarnya. Sekarang dia pun mendapat kebesaran menjadi pembawa acara buatan Helmy Yahya mempunyai nama Penghuni Terakhir mulai tahun ini. Mimpinya masih banyak. Dia hendak menjadi pembawa acara yang punya acara sendiri, dapat eksis di dunia entertainment, dan menemukan award. Bagi menggapainya, Indra punya kiat. Dia lebih suka menyimak dan belajar dari pengalaman. Kita buka mata, buka telinga, bergaul, membuka hati guna menerima masukan, tersebut memperkaya diri kita, ujarnya. Sumber :  https://www.infobiografi.com