Len Tambahkan Tiga Trainset Skytrain Basoetta Untuk Tingkatkan Mobilitas Penumpang

  1. Home
  2. /
  3. Pendidikan
  4. /
  5. Len Tambahkan Tiga Trainset Skytrain Basoetta Untuk Tingkatkan Mobilitas Penumpang
Len Tambahkan Tiga Trainset Skytrain Basoetta Untuk Tingkatkan Mobilitas Penumpang

Len Tambahkan Tiga Trainset Skytrain Basoetta Untuk Tingkatkan Mobilitas Penumpang

Posted in : Pendidikan on by : admin

Len Tambahkan Tiga Trainset Skytrain Basoetta Untuk Tingkatkan Mobilitas Penumpang

Len Tambahkan Tiga Trainset Skytrain Basoetta Untuk Tingkatkan Mobilitas Penumpang

Len Tambahkan Tiga Trainset Skytrain Basoetta Untuk Tingkatkan Mobilitas Penumpang

BANDUNG – PT Len terus melakukan pengembangan urban transport APMS

(Automatic People Mover System) atau Skytrain Bandara International Soekarno Hatta. Setelah dioperasikan sejak 17 September 2017 silam, kini PT  Angkasa Pura 2 selaku pemilik sedang menambahkan 3 trainset (6 gerbong) skytrain lagi.

Zakky Gamal Yasin,  Direktur Utama Len, mengatakan penambahan dilakukan untuk meningkatkan mobilisasi penumpang antar terminal di bandara agar tidak menunggu lama.

“Penambahan rangkaian skytrain diharapkan dapat membantu mobilisasi penumpang

Bandara dan mendorong minat masyarakat menggunakan transportasi massal,” ujar Zaki, Jumat (10/8).

Untuk diketahui , PT Len Industri adalah pelaksana pengadaan dan pengerjaan serta pengoperasian skytrain dalam proyek ini.

Sejak Rabu kemarin hingga Kamis malam, 6 gerbong kereta telah diangkut dengan 6 truk lowbed dari TPS Marunda dan diposisikan menggunakan crane ke lintasan skytrain Depo Bandara. Sebelumnya kereta telah sampai di Terminal Petikemas Koja Tanjung Priuk pada tanggal 6 Agustus lalu. Kemudian disimpan di TPS Marunda setelah melalui proses stripping. Selanjutnya skytrain akan dicek dan diuji coba oleh tim internal Len dan Woojin Korea, kemudian pengujian diteruskan  oleh Kementerian Perhubungan RI.

Tiga trainset yang beroperasi sekarang memiliki kapasitas 176 penumpang tiap perjalanan

. Dengan bertambahnya trainset tersebut daya angkut penumpang diperkirakan mencapai 352 penumpang dalam sekali perjalanan. Total keseluruhan akan berjumlah 6 trainset, 4 trainset beroperasi 2 trainset standby. Rencananya rute skytrain juga akan diperpanjang lajurnya hingga Terminal 4 di area Soewarna Golf yang saat ini pun masih dalam pembangunan.

Skytrain sendiri merupakan moda transportasi tanpa awak dengan menggunakan system guideway transit pertama di Indonesia yang dikembangkan oleh Len. Sinergi antar BUMN terus terjalin antara Len dan Angkasa Pura II, dan saat ini sedang melakukan ujicoba system driverless skytrain. Frekuensi skytrain akan meningkat dari saat ini seiring dengan ditambahnya headway yang semula 13 menit  terpangkas menjadi 6 menit dan dwell time 1 menit.

Seperti diketahui sampai dengan saat ini Bandara Internasional Soekarno Hatta memiliki 3 trainset yang beroperasi dual track (Track A dan Track B) dengan panjang lintasan 3,07km. Pengoperasian skytrain saat ini masih bersifat manual bersama awak pengemudi dengan kecepatan maksimal 30km per jam. (jo)

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/kulit-rambut-dan-kuku-termasuk-kedalam-sistem/