Sistem Pernapasan Pada Manusia

  1. Home
  2. /
  3. Pendidikan
  4. /
  5. Sistem Pernapasan Pada Manusia
Sistem Pernapasan Pada Manusia

Sistem Pernapasan Pada Manusia

Posted in : Pendidikan on by : admin

Sistem Pernapasan Pada Manusia

Sistem Pernapasan Pada Manusia

Sistem Pernapasan Pada Manusia

1. Pengertian Sistem Pernapasan Pada Manusia

Sistem pernapasan pada manusia ialah sistem menghirup oksigen dari udara serta mengeluarkan karbon dioksida dan uap air. Dalam proses pernapasan, oksigen merupakan zat kebutuhan utama. Oksigen untuk pernapasan diperoleh dari udara di lingkungan sekitar. Alat-alat pernapasan berfungsi memasukkan udara yang mengandung oksigen dan mengeluarkan udara yang mengandung karbon dioksida dan uap air. Tujuan proses pernapasan yaitu untuk memperoleh energi. Pada bencana bernapas terjadi pelepasan energi. Sistem pernapasan pada insan meliputi dua hal, yakni jalan masuk pernapasan dan prosedur pernapasan.

Saluran pernapasan atau tractus respiratorius (respiratory tract) ialah penggalan tubuh insan yang berfungsi sebagai kawasan lintasan dan tampat pertukaran gas yang diharapkan untuk proses pernapasan. Saluran ini berpangkal pada hidung atau verbal dan berakhir pada paru-paru.

2. Organ / Alat Sistem Pernapasan Pada Manusia

 Senang sekali rasanya kali ini sanggup kami bagikan artikel perihal Sistem Pernapasan Pada Manusia (Lengkap + Gambar)pernapasan yang disebabkan oleh alergi menyerupai debu, bulu, ataupun rambut. Global Initiative for Asthma, sebuah forum nirlaba internasional untu penanggulangan asma, mendefinisikan asma sebagai gangguan pada selaput pipa udara yang menyalurkan udara ke dalam paru-paru. Pada penyakit asma, paru-paru tidak sanggup menyerap oksigen secara optimal. Asma ditandai dengan kontraksi yang kaku dari bronkiolus yang mengakibatkan kesukaran bernapas. Asma dikenal dengan bengek yang disebabkan oleh hipersensitivas bronkiolus (disebut asma bronkiale) terhadap benda-benda absurd di udara. Asma merupakan penyempitan jalan masuk pernapasan utama pada paru-paru. Kelainan ini tidak menular dan bersifat genetis atau bawaan seseorang semenjak lahir. Kelainan ini juga sanggup kambuh kalau suhu lingkungan cukup rendah atau keadaan dingin, udara kotor, alergi, dan stres (tekanan psikologis).

3. Influenza (Flu)

Penyakit influenza disebabkan oleh virus influenza. Gejala yang ditimbulkan antara lain pilek, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan tenggorokan terasa gatal. Influenza merupakan suatu penyakit infeksi akut jalan masuk pernafasan terutama ditandai oleh demam, gigil, sakit otot, sakit kepala dan sering disertai pilek, sakit tenggorok dan batuk yang tidak berdahak. Lama sakit berlangsung antara 2-7 hari dan biasanya sembuh sendiri.
Penyakit ini merupakan penyakit yang paling sering menyerang sistem pernapasan pada insan di seluruh dunia. Flu diakibatkan oleh virus RNA dari keluarga Orthomyxoviridae. Gejala umum flu ialah tubuh menggigil, deman, mata berair, hidung tersumbat kepala berat, disertai batuk, dan nyeri di beberapa penggalan tubuh.

 

4. Emfisema

 

Emfisema ialah penyakit pada paru-paru yang ditandai dengan pembengkakan pada paru-paru lantaran pembuluh darahnya kemasukan udara. Emfisema disebabkan hilangnya elastisitas alveolus. Emfisema menciptakan penderita sulit bernafas. Penderita mengalami batuk kronis dan sesak napas. Asap rokok dan kekurangan enzim alfa-1-antitripsin ialah penyebab kehilangan elastisitas pada paru-paru ini. (http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/lembaga-agama/)

 

5. Bronkitis

Bronkitis berupa peradangan pada selaput lendir dari jalan masuk bronkial. Sementara itu, pleuritis ialah peradangan pada pleura, lapisan pelindung yang membungkus paru-paru. Laringitis adalah pembengkakan di laring, sedangkan sinusitis adalah pembengkakan pada sinus atau rongga hidung. Peradangan-peradangan tersebut sanggup terjadi lantaran banyak sekali hal, di antaranya lantaran infeksi oleh mikroorganisme. Peradangan juga sanggup terjadi lantaran tubuh merespons terhadap zat atau benda absurd yang masuk ke dalam tubuh sehingga terjadi reaksi alergik. Gejala-gejala peradangan tersebut secara umum ialah batuk-batuk, demam, sulit menelan, dan sakit di dada. Penyakit bronkitis sanggup dikenali melalui gejala-gejala berikut ini.

 

  1. Batuk berdahak.
  2. Sering sesak napas.
  3. Flu yang berkepanjangan.
  4. Mengi.
  5. Tubuh gampang lelah.
  6. Pembengkakan pada pergelangan kaki.
  7. Timbul warna kemerahan pada wajah, telapak tangan, dan selaput lendir.
  8. Kepala terasa sakit.
  9. Penglihatan tampak kabur.