Cara Membaca Puisi yang Baik dan Benar

  1. Home
  2. /
  3. Pendidikan
  4. /
  5. Cara Membaca Puisi yang Baik dan Benar
Cara Membaca Puisi yang Baik dan Benar

Cara Membaca Puisi yang Baik dan Benar

Posted in : Pendidikan on by : admin

Cara Membaca Puisi yang Baik dan Benar

Cara Membaca Puisi yang Baik dan Benar

Cara Membaca Puisi yang Baik dan Benar

1.    Tema puisi

Puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terkait oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.

Tema adalah gagasan pokok yang dikemukakan oleh sang penyair yang terdapat dalam puisinya.

 

2.    Larik Bermajas pada Puisi

Puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terkait oleh irama, matra, rima serta penyusunan larik dan bait (Sudjiman,1984).

Larik puisi bermajas dimaksudkan larik-larik puisi tersebut menggunakan kalimat bermajas. Merupakan cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa secara khas yang memperlihatkan jiwa dan kepribadian penulis (Keraf,2007:113).

Larik-larik puisi yang bermajas dalam soal ujian nasional yang sering keluar adalah puisi yang menggunakan majas hiperbola, personifikasi, metafora,dam asosiasi/perumpamaan.

Majas hiperbola adalah penggunaan kalimat yang berlebihan..
Majas personifikasi adalah penggunaan majas yang menganggap benda mati sebagai manusia.
Majas metafora adalah penggunaan majas yang membandingkan dua benda, benda yang diperbandingkan tidak lagi disebut-sebut.
Majas perumpamaan adalah majas yang menggunakan perbandingan dua benda.

3.    Perbedaan Pesan dan Puisi

Amanat adalah suatu yang hendak disampaikan oleh pengarang kepada pembaca melalui karyanya. Setiap puisi memiliki pesan atau amanat. Pesan itu bersifat tersirat, yakni
Berada dibalik kata-kata didalam puisi tersebut. Pesan suatu puisi dengan mudah kita ketahui setelah isinya difahami lebih dahulu. Kalimat pesan berbentuk kalimat perintah (ajakan, nasihat, anjuran, perintah, larangan, dan sebagainya).

4.    Citraan dalam Puisi

Gambaran angan dalam puisi ini disebut citraan (imagery). Citraan atau pengimajian adalah gambar-gambar dalam pikiran,  atau gambar angan si penyair. Setiap gambar pikiran disebut citra atau imaji (image).
Gambaran pikiran ini adalah sebuah efek dalampikiran yang sangat menyerupai gambar yang dihasilkan oleh penangkapan kata terhadap sebuah objek yang dapat dilihat oleh mata (indra penglihatan).

 

Baca Artikel Lainnya: