Pengertian Modal Ventura, Sejarah, Sumber, Cara, Tujuan dan Manfaat

  1. Home
  2. /
  3. Pendidikan
  4. /
  5. Pengertian Modal Ventura, Sejarah, Sumber, Cara, Tujuan dan Manfaat
Pengertian Modal Ventura, Sejarah, Sumber, Cara, Tujuan dan Manfaat

Pengertian Modal Ventura, Sejarah, Sumber, Cara, Tujuan dan Manfaat

Posted in : Pendidikan on by : admin

Pengertian Modal Ventura, Sejarah, Sumber, Cara, Tujuan dan Manfaat

Pengertian Modal Ventura, Sejarah, Sumber, Cara, Tujuan dan Manfaat

Pengertian Modal Ventura, Sejarah, Sumber, Cara, Tujuan dan Manfaat

Pengertian Modal Ventura

Modal ventura adalah merupakan suatu investasi dalam bentuk pembiayaan berupa penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan swasta sebagai pasangan usaha (investee company) untuk jangka waktu tertentu.

Sejarah Modal Ventura

Munculnya konsep pembiayaan dengan modal ventura diawali antara tahun 1920 – 1930 pada saat keluarga kaya di Amerika Serikat seperti Ford, Rockefeller, Payson dan lain – lain membentuk suatu pendanaan. Pendanaan ini diarahkan untuk menolong usaha – usaha individu yang sedang mengalami kesulitan modal dalam suatu kegiatan investasi yang potensial. Ada yang mengatakan bahwa Georges Dariot dikenal sebagai penemu dari industri modal ventura karena pada tahun 1946 Doriot mendirikan American Research an Development Corporation (AR&D), dimana investasinya pada perusahaan digital equipment corporation adalah merupakan sukses terbesar.

Pada tahun 1968 sewaktu Digital Equipment melakukan penawaran sahamnya kepada publik, dan ini memberikan imbal hasil investasinya sebesar 1015 kepada AR&D. Pengembangan modal ventura di Indonesia dimulai dengan didirikannya PT. Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (PT. BUPI ) pada tahun 1973, dengan modal dasar dari Departemen Keuangan 80% dan Bank Indonesia 20%.

Sejalan dengan perubahan drastis dan strategis yang dilakukan pemerintah sejak februari 1993, pemerintah mengambil kebijakan untuk melakukan kontrak manajemen pengelolaan BPUI kepada PT. Arta  Investa Arga (AIA) dan memperluas bidang usaha BPUI ke sektor pembiayaan (multi finance). Dasar pendirian modal ventura di Indonesia adalah kappres No.61/1998 tentang Lembaga Pembiayaan dimana usaha modal ventura secara hukum merupakan bagian kegiatan yang dapat dilakukan oleh Lembaga Pembiayaan.

Ketentuan pelaksanaannya diatur berdasarkan SK Mentri Keuangan No.1251/KMK.013/1989 tanggal 18 Nopember 1989 yang merupakan penyempurnaan dari SK Mentri Keuangan No.1251/KMK.013/1998 tanggal 20 Desember 1988. Kemudian berdasarkan peraturan pemerintah (pp) no. 62 tahun 1992 tentang sektor – sektor usaha Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) dari perusahaan modal ventura yang ditindak lanjuti dengan SK Mentri Keuangan No. 227/KMK.01/1994, tanggal 9 Juni 1994 diatur mengenai sektor – sektor usaha yang akan menjadi PPU.

Berdasarkan SK Mentri Keuangan No.469/KMK.017/1995, tanggal 03 oktober 1995 dijelaskan tentang pendirian dan pembinaan perusahaan modal ventura. Hal yang terpenting dari peraturan ini bahwa modal ventura tidak lagi menjadi bagian dari kegiatan pembiayaan, dan sejak saat itu kegiatan usaha modal ventura dilakukan secara terpisah dengan badan hukum sendiri. Adanya ketentuan ini menjadikan kegiatan modal ventura mulai dikembangkan disetiap proinsi yang pada prinsipnya bertujuan untuk menyediakan sarana pembiayaan dalam rangka membantu UKM yang sulit memenuhi kredit perbankan.

Disamping itu, pendirian Perusahaan Modal Ventura Daerah (PMVD) juga dimaksudkan untuk mempermudah pengawasan dan pembinaan terhadap PPU melalui PP No.4/1995 tentang pajak penghasilan pmv, dijelaskan bahwa penghasilan pmv yang merupakan bagian keuntungan yang diterima dari penyertaan modal kepada PPU dalam jangka waktu 10 tahun dan keuntungan yang diterima atau diperoleh perusahaan modal ventura dari pengalihan penyertaan modal pada PPU dalam jangka waktu 10 tahun, bukan merupakan objek pajak penghasilan.

Sumber – Sumber Dana Modal Ventura

Dalam melakukan penyertaan modal diberbagai bidang usaha, perusahaan modal ventura harus memiliki dana yang cukup yang dapat diperoleh dari berbagai sumber dana yang dapat dipilih sebagai berikut :

  1. Dari dalam perusahaan sendiri
  • Setoran modal dari pemegang saham
  • Cadangan laba yang belum terpakai
  • Laba yang ditahan
  1. Dari luar perusahaan
  • Investor baik perorangan atau industri
  • Pinjaman dari lembaga perbankan
  • Pinjaman dari lembaga asuransi
  • Pinjaman dari dana pensiun

Cara Pembiayaan Modal Ventura di Indonesia

Beberapa cara pembiayaan yang dilakukan oleh modal ventura di Indonesia, yaitu dengan cara :

  1. Penyertaan saham secara langsung kepada perusahaan yang menjadi pasangan usaha
  2. Dengan membeli obligasi konversi yang setelah waktu yang disepakati bersama dapat dikonversi menjadi saham / penyertaan modal para perseroan
  3. Dengan pola bagi hasil dimana presentase tertentu dari keuntungan setiap bulan akan diberikan kepada perusahaan modal ventura oleh perusahaan pasangan usaha

Tujuan dan Manfaat Modal Ventura

  1. Memungkinkan dan mempermudah pendirian suatu peusahaan baru
  2. Membantu pembiayaan perusahaan yang sedang mengalami kesulitan dana ddalam pengembangan usahanya, terutama pada tahap – tahap awal
  3. Membantu perusahaan baik pada tahap pengembangan suatu produk maupun pada tahap mengalami kemunduran
  4. Membantu terwujudnya dari hanya suatu gagasan menjadi produk jadi yang siap dipasarkan
  5. Memperlancar mekanisme investasi didalam dan diluar negri
  6. Mendorong pengembangan proyek research and development
  7. Membantu pengembangan teknologi baru dan memperlancar terjadinya alih teknologi
  8. Membantu dan memperlancar pengalihan kepemilikan suatu perusahaan

Sumber: https://www.sekolahbahasainggris.co.id/