Mengenal Sistem Nilai dan SKS di Bangku Kuliah

  1. Home
  2. /
  3. Pendidikan
  4. /
  5. Mengenal Sistem Nilai dan SKS di Bangku Kuliah

Mengenal Sistem Nilai dan SKS di Bangku Kuliah

Posted in : Pendidikan on by : admin

Mengenal Sistem Nilai dan SKS di Bangku Kuliah

Bagaimana kesiapanmu menyambut tahun ajaran baru nanti? Sudah siap untuk buat persiapan seleksi penerimaan mahasiswa baru? Selain menyadari seluk beluk jurusan impianmu, anda juga kudu tau sistem penilaian di bangku kuliah. Sistem penilaian di perguruan tinggi berbeda dengan sistem penilaian yang diterapkan di Sekolah Menengah Atas, Squad. Apakah anda telah tau bagaimana sistem dan komponen mutlak didalam penilaian yang diterapkan di perguruan tinggi? Yuk, cari tau lebih lanjut sehingga anda sanggup susun konsep pendidikan anda berasal dari sekarang! Keep scrolling, ya!

IP dan IPK

IP (Indeks Prestasi) dan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif), atau GPA (Grade Point Average), adalah dua aspek mutlak yang menentukan perjalanan perkuliahanmu. IP merupakan nilai kebanyakan mahasiswa selama satu semester, sedang IPK merupakan akumulasi nilai semasa perkuliahan. Nah, selain gara-gara mempengaruhi IPK, IP juga mutlak gara-gara menentukan jumlah mata kuliah yang sanggup anda ambil di semester berikutnya. Semakin tinggi IP-mu, maka semakin banyak jumlah SKS yang sanggup anda ambil. Contoh, jika semester ini nilai IP-mu di atas 3.5 maka anda berhak mengambil alih 24 sks di semester berikutnya, namun jika nilai IP-mu di bawah 3.5 dan di atas 3.00 maka anda cuma berhak mengambil alih 21 sks saja.

SKS (Satuan Kredit Semester)

Pernah nggak sih anda dengar kakak atau seniormu bilang, “Semester ini saya akan sibuk, gara-gara saya ambil total 24 sks”? Nah, kepanjangan SKS adalah Satuan Kredit Semester, Squad. SKS menunjukan besarnya beban studi mahasiswa. Dari jumlah SKS, anda sanggup tau apakah mata kuliah itu bebannya berat atau tidak, sulit atau tidak. Skripsi, misalnya. Karena bebannya besar, tidak aneh terkecuali SKS skripsi berjumlah 6 SKS. Jumlah SKS juga menentukan durasi perkuliahan, gara-gara 1 SKS artinya 1 jam kesibukan studi mengajar per minggu, juga istirahat 5-10 menit di dalamnya.

Mutu

Mutu merupakan nilai yang dikalikan dengan SKS. Mutu ini menentukan kekuatan kalian didalam merintis perkuliahan dengan jumlah SKS yang anda ambil. Pengalian dengan SKS bukan tanpa alasan, gara-gara semakin besar SKS yang dikalikan maka semakin menunjukan mutu kalian hadapi beban yang lebih berat. Mutu juga digunakan didalam perhitungan IP. Dengan membagi total jumlah Mutu dengan total jumlah SKS yang diambil.

Untuk memudahkan anda didalam menyadari sistem penilaian ini, di bawah ini adalah contoh cara mengkalkulasi nilai akhir mata kuliah.

Contoh takaran sistem penilaian yang berlaku di perguruan tinggi:

Ujian Akhir Semester = bobot 35%
Ujian Tengah Semester = bobot 35%
Tugas (dapat berupa makalah maupun tugas presentasi) = bobot 20%
Kehadiran = 10%
Jika anda mendapat nilai sebesar:

UAS : 86

UTS: 75

Tugas : 90

Kehadiran : 100% (tidak pernah absen). Maka perkiraan nilai akhirmu adalah,

(86×0.35) + (75×0.35) + (90×0.2) + (100×0.1) = 84.35,

atau bernilai A- didalam nilai huruf dan 3.70 didalam nilai angka.

Tapi itu cuma contoh ya, Squad. Persentase bobot nilai terkait dengan kebijakan tiap-tiap dosen yang mengampu mata kuliah. Sekarang, kita bahas contoh cara mengkalkulasi IP dan IPK.

Nilai IP diperoleh dengan mengkalkulasi jumlah mutu yang kemudian dibagi dengan total SKS. Contoh:

Semester ini anda mengambil alih mata kuliah Pengantar HI (Hubungan Internasional), Pengantar Ilmu Politik, dan Pengantar Hukum. Di mata kuliah Pengantar HI (3 sks), anda mendapat nilai A. Lalu, di mata kuliah Pengantar Ilmu Politik (3 SKS), anda mendapat nilai B+. Terakhir, di mata kuliah Pengantar Hukum (3 SKS), nilaimu adalah A-. Maka mutunya adalah: biologi.co.id/

4.00 x 3 = 12

3.00 x 3 = 9

3.70 x 3 = 11.1

Total mutu: 12 + 9 + 11.1 = 32.1

Total SKS: 3 + 3 + 3 = 9

Maka, nilai IP-nya adalah 32.1 : 9 = 3.56. Yay!

Untuk perhitungan IPK sama dengan IP, namun bedanya adalah IPK merupakan akumulasi berasal dari setiap semester.