Strategi Kemendikbud untuk Memperkuat Karakter Bangsa

  1. Home
  2. /
  3. Pendidikan
  4. /
  5. Strategi Kemendikbud untuk Memperkuat Karakter Bangsa
Strategi Kemendikbud untuk Memperkuat Karakter Bangsa

Strategi Kemendikbud untuk Memperkuat Karakter Bangsa

Posted in : Pendidikan on by : admin

Strategi Kemendikbud untuk Memperkuat Karakter Bangsa

 

Tak dapat dipungkiri bahwa arus teknologi dan Info punyai manfaat perlu terhadap kehidupan masyarakat. Meski teknologi punyai pengaruh besar terhadap sektor kehidupan, perkembangan teknologi dapat jadi tantangan terhadap teristimewa anak-anak.

Strategi Kemendikbud untuk Memperkuat Karakter Bangsa

Strategi Kemendikbud untuk Memperkuat Karakter Bangsa

Dunia pendidikan tak menampik bahwa kemajuan teknologi mengimbuhkan fungsi yang signifikan. Bagi generasi muda, jikalau kemajuan ini tidak diselaraskan bersama pendidikan karakter, hal ini dapat berakibat buruk.

Untuk itu, Kemendikbud punyai langkah membangun sifat anak bangsa melalui program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Tujuan berasal dari Penguatan Pendidikan Karakter juga dilakukan untuk menciptakan generasi yang siap saing. Namun, juga dibekali bersama ahlak dan sifat yang mencerminkan budi pekerti teristimewa bangsa kita.


Peran langkah pemerintah untuk menggerakkan hal ini di dukung oleh Pepres No.87/2017 berasal dari Presiden Jokowi untuk pembentukan sifat bangsa.

“Penguatan pendidikan sifat merupakan pondasi dan roh utama berasal dari pendidikan tingkat sekolah dasar di jaman revolusi industri,” kata Dr. H. Khamim M.Pd, selaku Direktur Pembinaan Sekolah Dasar, Ditjen Dikdasmen, Kemendikbud, di dalam acara Bincang Perspektif bersama Trakindo, Rabu (11/7/2018)

Program pendidikan sifat di sekolah

Dengan gunakan komitmen kesimpulan Ki Hajar Dewantara, program PPK dicanangkan meliputi sejumlah hal, yaitu pembekalan pengetahuan pengetahuan atau olah pikir, bersama olah hati, olah rasa, dan olahraga atau kesegaran fisik anak.

Dr. H. Khamim mencontohkan bagaimana program penguatan pendidikan sifat dilakukan di sekolah.

Para siswa diajak untuk membaca sebelum saat pelajaran dimulai sebagai wujud pendidikan literasi. Setelah itu, dihimpun untuk saling berdiskusi. Dalam diskusi siswa dapat berinteraksi dan dibina untuk saling menjunjung dan menjunjung satu sama lain. Mereka juga toleransi waktu teman tidak sepandangan bersama pendapat kita.

Penggalangan dana, menjenguk teman yang sakit, dan juga menjaga lingkungan sekolah merupakan contoh simple berasal dari program penguatan pendidikan karakter. Selain itu, guru juga berperan besar jadi pendidik generasi bangsa.

“Satu contoh teladan yang baik lebih artinya berasal dari seribu nasihat,” kata Dr. H. Khamim. Menurut dia, guru wajib mencerminkan tindakan yang baik kepada para siswanya sebagai contoh teladan. sumber : https://www.gurupendidikan.co.id/contoh-surat-kuasa/